WTO Datang, LSM Curiga

20 02 2007

JAKARTA – Hari ini hingga besok Direktur Jenderal World Trade Organization (WTO) Pascal Lamy berkunjung ke Indonesia. Menko Perekonomian Boediono menyatakan kedatangan pejabat organisasi perdagangan dunia itu tidak membawa misi apapun. Di Indonesia, Pascal akan bertemu dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan para pelaku bisnis.

”Seharusnya besok (hari ini,Red) juga bertemu saya, tapi saya ada acara lain,” kata Boediono di Kantor Presiden kemarin. Belum jelas apakah Pascal akan bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau tidak. Tapi melihat jadwal di istana, SBY dalam dua hari ini akan melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah. Sehingga kecil kemungkinan untuk bertemu SBY.

Menurut Boediono, isu-isu yang akan dibahas Pascal hanya isu perdagangan secara umum. Tidak akan ada tekanan-tekanan tertentu dari WTO untuk mempercepat realisasi perdagangan bebas. ”Saya rasa tidak ada agenda yang khusus. Ya sekadar diskusi masalah perdagangan secara umum,” kata Boediono. Sejumlah kalangan memang mengkhawatirkan kedatangan Pascal ke Indonesia 20-21 Februari.

Apalagi kalau sampai bertemu dengan SBY. Kalangan LSM yang tergabung dalam Gerak Lawan (Gerakan Rakyat Lawan Nekolim) menyatakan menolak kedatangan Pascal Lamy ke Indonesia. Yuyun Harmono dari Koalisi Antiutang (KAU) mencurigai kedatangan Pascal ke Indonesia agendanya menghidupkan kembali WTO. Apalagi dengan menemui pejabat di Indonesia jelas negosiasi akan berkutat di sekitar Special Products dan Special Safeguard Mechanism (SP/SSM) dan konsesi serta tukar-menukar (trade off) yang ditawarkan.

WTO dinilai membahayakan kehidupan rakyat kecil di dunia, baik petani, buruh, nelayan, miskin kota, pelajar dan mahasiswa. ”WTO mengejar agenda fast track Kongres AS untuk melegalkan perdagangan bebas yang lebih luas,” kata Yuyun. Sejak negosiasi di WTO mati suri Juli 2006 lalu, menurut Yuyun sudah banyak upaya untuk menghidupkan kembali rejim perdagangan global yang menakutkan itu. Inisiasi selalu dilakukan oleh pihak-pihak yang mendominasi di forum WTO, seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, Australia, Brazil dan India. (tom/jpnn)

Sumut Pos, 20 Februari 2007


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: