Koalisi Anti Utang Ingatkan Menteri Sri Mulyani

26 01 2007

Jakarta, Rakyat Merdeka. Kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang akan mengajukan utang baru melalui forun G to G justru dinilai menjali blunder baru bagi utang RI. Padahal, Presiden SBY sendiri menyatakan Indonesia tak butuh lagi utang dari Consultative Group on Indonesia (CGI).

Dalam pernyataannya Jumat pagi ini (26/1), Koalisi Anti Utang (KAU) meminta pemerintah jangan menambah utang baru setelah lepas dari jeratan IMF maupun CGI kalau tidak mau terpuruk lagi. Koordinator Nasional KAU Kurfiardi mengatakan, komitmen SBY yang mengingingkan Indonesia terbebas dari utang harus dihargai. Sehingga, katanya, Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat mengelola perekonomian nasional secara mandiri.

Sayangnya, Menkeu Sri Mulyani justru mengambil kebijakan yang akan mengajukan utang dengan kreditor dengan model bilateral (G to G). Bahkan dengan meyakinkan, kata Kurfiardi, Mbak Ani –panggilan Menkeu—mengatakan bahwa lembaga keuangan internasional, seperti ADB, Bank Dunia, dan Bank Pembangunan Islam (IDB) masih punya hasrat besar memberi utang kepada Indonesia. Demikian pula dengan pemerintah China. “Pernyataan itu justru akan menjerumuskan Indonesia ke dalam jebakan utang yang lebih berat. Pemerintah seharusnya mengupayakan pengurangan utang untuk mengurangi beban defisit anggaran,” kecamnya.

KAU mengungkapkan, dengan melakukan pembicaraan dengan lembaga donor lain, mengindikasikan pemerintah hanya ingin mengalihkan kendali yang selama ini dipegang CGI kepada beberapa lembaga dan negara donor saja.

Rakyat Merdeka, 26 Januari 2007


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: