RUU Penanaman Modal Dituding Pro Investor Asing

17 12 2006

Rakyat Merdeka Minggu, 17 Desember 2006

Jakarta, Rakyat Merdeka. Rancangan Undang Undang (RUU) Penanaman Modal yang kini masih digodok DPR, dituding hanya melayani kepentingan modal asing. “Karenanya kami mendesak pemerintah dan DPR untuk menghentikan dan membatalkan perumusan RUU Penanaman Modal karena berpotensi melanggar konstitusi dan menambah kemiskinan rakyat,” tegas Koordinator Koalisi Anti Utang Kusfiardi kepada Rakyat Merdeka kemarin di Jakarta.

Kusfiardi mengatakan, RUU Penanaman Modal yang tengah dibahas di DPR, tidak memiliki urgensi bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Dia mencatat, beberapa hal yang perlu dicermati dalam pembahasan RUU Penanaman Modal.Pertama, paradigma berpikir yang terangkum dalam substansi RUU Penanaman Modal hanya akan menjadikan perekonomian Indonesia semakin liberal dan tidak berdampak bagi pemenuhan hak konstitusi rakyat secara penuh dan konsekuen. “Konsekuensinya adalah RUU Penanaman Modal hanya akan semakin membuka perekonomian nasional kepada modal asing, tanpa mempertimbangkan kepentingan nasional dan strategi industrialisasi di dalam negeri,” tandasnya.Kedua, persoalan mendasar dalam pengaturan investasi dalam pasal-pasal RUU PM tidak mencerminkan kepentingan nasional di dalamnya. Antara lain RUU tidak secara jelas mengatur tentang kepemilikan asing hingga 100 persen (pasal 1), tidak ada perbedaan perlakuan antara modal asing dan domestik, semua bidang usaha terbuka, kecuali yang dinyatakan tertutup atau terbuka dengan persyaratan.

Pemerintah juga tidak akan melakukan nasionalisasi atau pengambilalihan hak kecuali dengan UU. Kompensasi ditetapkan berdasarkan harga pasar (pasal 7). Penanam modal bebas mengalihkan aset, diberikan hak melakukan transfer dan repatriasi dengan bebas. Selain itu, institusi/lembaga yang bertanggung jawab hanya menteri yang ditunjuk oleh presiden. “Tidak ada aturan jelas apakah investor perlu menyerahkan data bidang usaha, kapasitas, rencana investasi, rencana penggunaan tanah dan tidak ada pengaturan tentang tenaga kerja asing,” sentil Kusfiardi. RM


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: